Pandemi Belum Berakhir, Angka Kemiskinan Di Perkotaan Terus Naik

Kamis, 12 November 2020

Sejak virus corona ditetapkan sebagai bencana nasional, kehidupan masyarakat Indonesia berubah total.

Protokol kesehatan ketat harus dilakukan masyarakat dalam kesehariannya guna menhindari tertular virus yang menyebabkan kematian ini. Istilah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pun muncul dan mulai diberlakukan khususnya di wilayah perkotaan yang menjadi pusat penyebaran virus.

Semua kegiatan interaksi yang melibatkan banyak orang dibatasi dan beralih menggunakan daring (online). Akibatnya aktivitas ekonomi masyarakat merosot dan banyak perusahaan merumahkan karyawannya tanpa digaji, bahkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karena sudah tidak sanggup untuk menghidupi karyawan.

Fenomena ini memunculkan golongan masyarakat miskin baru terdampak pandemik. Golongan baru itu menambah daftar masyarakat miskin  yang menggantungkan hidupnya dari penghasilan harian seperti pemulung, ojek online, pedagang kaki lima, buruh harian, dan sektor informal lainnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), adanya covid-19 berdampak pada meningkatnya jumlah kemiskinan di Indonesia. Periode Maret 2020, jumlah penduduk miskin meningkat menjadi 26,42 juta orang di seluruh wilayah Indonesia dengan peningkatan kemiskinan di Perkotaan lebih tinggi dari pada di Perdesaan.

Bahaya corona yang terus membayangi tidak menyurutkan langkah masyarakat terdampak untuk terus bekerja demi menafkahi keluarga.

“Kalo saya ga cari uang buat makan, nanti keluarga saya meninggal kelaparan. Apa bedanya sama meninggal gara-gara virus corona. Seenggaknya saya harus bisa cari uang buat keluarga saya makan” ujar salah satu masyarakat terdampak.

Di tengah kesulitan hidup yang kini terjadi tidak membuat mereka para pejuang keluarga patah semangat begitu saja. Mereka percaya bahwa setelah kesulitan itu akan ada kemudahan.

Sahabat, mari ulurkan tangan Anda untuk membantu meringankan beban mereka. Berapapun bantuan dan dukungan yang Anda berikan akan sangat bermanfaat bagi mereka.