Usia 80tahun Masih Memulung, Nenek: Ada Cucu yang Menunggu di Rumah..

Usia 80tahun Masih Memulung, Nenek: Ada Cucu yang Menunggu di Rumah..

Rp 475.343
dari target Rp 130.000.000
0.37% Tercapai
Sisa Waktu 77 Hari

Deskripsi Program

“Saya di sini hidup numpang di tetangga, berdua sama cucu soalnya ibunya udah nggak ada (meninggal)…” –nenek pemulung jalanan

_______

Nenek (80tahun) duduk di pinggir jalanan trotar dengan suara deru motor yang menemaninya. Bersandar pada sebuah karung yang berisi hasil kaisannya selama seharian. Peluh keringat membasahi wajahnya yang sudah keriput dan gelap akibat usia, debu, dan terpaan matahari.

Di usianya yang sudah senja, raga yang tidak lagi kuat, punggungnya masih harus mengangkat beban yang berat setiap hari. Namun, nenek tidak pernah lelah karena teringat akan cucunya yang ada di rumah. Ia adalah satu-satunya teman dan keluarga yang dimiliki oleh cucunya. Ibunya telah pergi meninggalkan dunia, ayahnya bekerja sebagai buruh bangunan, tetapi tidak pernah menemui mereka.

Hasil dari upahnya keliling menyusuri jalanan sepanjang hari biasa ditukarkan dengan sekantong beras. Sumber satu-satunya asupan tenaga untuk tubuhnya yang menua. Baginya, tidak masalah, selama ia dan cucunya bisa kenyang dan melanjutkan hidup bersama.

Tetangga baik, di luar sana banyak pejuang jalanan yang harus menguatkan punggungnya demi mencari sesuap nasi, menafkahi dirinya dan keluarganya. Saat ini, bantuan kita dapat menguatkan mereka. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian.


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Berita Terbaru

Belum ada kabar baru


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Riwayat Donasi

Loading...


Lihat Semua  
X

Riwayat Donasi


Loading...

Tutup

Facebook Twitter Google Pinterest Text Email